Rabu, 14 April 2010

Surat buat Kekasihku Tersayang



hidup bersamaku tidak akan mudah sayangku……………

tapi siapa bilang hidup itu mudah kan? tahukah engkau wahai kekasih…makna hidup itu terletak pada bagaimana kita berani menghadapi kesukaran dalam hidup dan menaklukannya dengan cara kita sendiri. dengan cara yang kita pahami sendiri.

hidup ini singkat, sayang. cuma sepanjang napas, tidak lebih..tak ada lagi kesempatan hidup yang kedua. yang ada hanyalah menyemaikan keindahan dalam hidup yang singkat ini bersama orang yang kita sayang. menabur keindahan yang tidak akan berulang begitu saja. satu hal yang indah, belum tentu akan indah di hal lain.

aku dan kisahku,mengalir sepanjang lorong gelap dan engkau telah menguak tabirnya. memberikan seberkas sinar yang meneranginya. inilah saatnya. kegelisahan dan pencarian itu berlabuh,di dermagamu.

aku tahu, cinta ini adalah sebuah pergolakan dan perjuangan. dan seperti yang pernah aku ucapkan di suatu malam berbincang denganmu, aku bersedia berdarah-darah untuk ini. bukan ingin dianggap menjadi pahlawan,bukan untuk sekadar memenuhi ego mempertahankan sesuatu,tetapi karena indahnya dirimu, kilap hatimu dan pendar matamu yang meyakinkan jiwa bahwa engkau yang akan mengasah berlian dalam hatiku.

kekasihku, rekatkan tangan, tumpahkan semua resah yang menyesaki. jika kau tengok, hati rapuh ini punya kedalaman yang tak terkira untuk menampung resahmu. sebuah celah yang memang sudah ada di sana. tercipta untuk menjadi kubangan resahmu. tak apa kekasih, inilah hakikat diriku. inilah peranku dalam duniamu.

lalu aku akan pegang tanganmu selalu. menjaga arah agar selalu menuju impian yang kita inginkan. perahu kecil kita akan berlayar dengan layar putih yang akan kita jaga dari koyak. yang perlu kita lakukan adalah mempersiapkan perbekalannya. kau tahu, kekasih, adalah samudera luas terbentang di sana. berbatas horison menuju matahari yang tenggelam. dan di ufuk itu kita nikmati senja kita. bernapas sangat lega karena jarak yang berhasil kita lalui dengan terus bergandeng tangan.

dalam perjalanannya, mungkin bukan semegah kapal pesiar yang mengantar kita. mungkin hanya sebuah perahu kecil sederhana yang jadi alas kita untuk mengarungi bahtera ini. tapi kupastikan kokohnya, kupastikan goyangan arus yang menggelepar di sisi perahu tak menggoyahkannya. kuyakinkan hadiah senyum yang terus tersungging. di bibirku. di bibirmu. dan juga dalam perjalanan ini akan banyak krikil yang akan menghambat perjalan menuju cita2 kita,namun aku yakin jika kita berdua saling percaya dan yakin, insyaAllah kita bisa lalui semuanya. Kita sama-sama menjaga dan melindungi hati kita, kekasih ku tersayang.

kekasihku…

mungkin telah banyak kata yang kulontarkan untukmu. kusisipkan di pagimu, setelah sebelumnya aku mencupliknya dari kepala dan hatiku. ini adalah sebuah persembahan. persembahan atas nama kerinduan. seperti pujangga yang selalu rindu syairnya. seperti pemain film yang rindu dialognya. seperti burung yang selalu merindukan langit…..dan seperti aku yang saat ini merindumu…sangant merindukan mu sayangku

tak akan pernah habis rasa sayang dan rindu ini, selama cinta masih bertahta didalam hati kita berdua…percayalah itu sayang...(^.^)

keep on holding each other…

I love u....lots of love

dari lelaki yang selalu menyayanyimu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar